Presensi manual bukan hanya merepotkan, tapi juga menambah biaya dan risiko.
HR harus catat presensi 2-3 jam/hari, rawan salah input dan dispute karyawan.
Sistem presensi konvensional membutuhkan perangkat khusus dan biaya pemeliharaan tambahan.
Kartu, PIN, atau metode presensi konvensional masih dapat digunakan oleh orang lain.
Teknologi face recognition akurat, verifikasi dalam hitungan detik tanpa antre, tanpa kartu, tanpa sentuh apapun.
Karyawan rotasi shift tanpa perlu diatur ulang manual, sistem otomatis kenali shift dari jam presensi.
Monitor presensi live, laporan siap ekspor kapan saja. Lihat siapa hadir, terlambat, atau izin saat itu juga.
Tambahkan data karyawan langsung dari dashboard.
Satu tablet per lokasi, sambungkan ke WiFi -> selesai.
Karyawan cukup berdiri di depan kamera, langsung terverifikasi.
Dashboard real-time, ekspor laporan kapan saja.
Bayar sesuai jumlah karyawan. Semakin besar bisnis, semakin fair.